Jumat, Januari 11, 2008

Citizen Journalism VS Media Mainstream (Perang Dingin Lewat Dunia Cyber)

Perang dingin disini bukan perang dingin antara Amerika Serikat dengan Unisoviet, karena perang dingin tersebut telah berakhir. Namun perang dingin disini terjadi di dunia maya (cyber) yang melibatkan pelaku citizen journalism (jurnalisme warga) dengan media mainstream (cetak/elektronik). Ketika globalisasi sudah memasuki apa yang disebut dengan globalisasi tahap ketiga, ketika internet mudah diakses dimana-mana, muncul istilah citizen journalism yang kemudian memunculkan "perang dingin" dengan media mainstream pada saat ini. Ketika sebuah media mainstream yang biasanya menjadi produsen berita bagi publik, kini harus mengakui bahwa mereka juga menjadi konsumen berita dengan mengutip berita-berita dari situs-situs yang dibuat oleh pelaku citizen journalism.
Citizen journalism merupakan bentuk baru bagi dunia jurnalistik yang dilatar belakangi oleh berkembangnya teknologi internet. Menjamurnya blog-blog di Indonesia, membuat publik kian mudah memuat informasi atau berita di blog-blog mereka. Publik bisa mengumpulkan, mengolah, menyebarluaskan informasi sendiri lewat internet.
Blog tersebut merupakan dunia luas yang bisa dimanfaatkan oleh publik untuk menyebarluaskan informasi. Kebebasan serta kendali yang dipegang sendiri oleh publik dalam citizen journalism, membuat publik (para blogger) bebas dalam menyampaikan informasi apa saja. Sehingga pada saat ini, lahirlah slogan everybody could be a journalist!

Citizen Journalism
Citizen journalism merupakan sebuah istilah yang dilahirkan oleh perkembangan teknologi pada jaman sekarang. Citizen journalism menjadi istilah yang diucapkan oleh siapapun yang mengamati dan mengikuti perkembangan media saat ini. Santi Indra Astuti salah satu pengamat citizen journalism dalam tulisannya bertajuk Citizen Journalism : Sebuah Fenomena, menyampaikan bahwa pada dasarnya tidak ada yang berubah dari kegiatan jurnalisme yang didefinisikan seputar aktivitas mengumpulkan, mengolah, dan menyebarluaskan berita. Citizen journalism pada dasarnya melibatkan kegiatan seperti itu. Hanya saja, kalau dalam pemaknaan jurnalisme konvensional yang melakukan aktivitas tersebut adalah wartawan, kini publik juga bisa ikut serta melakukan hal-hal yang biasa dilakukan wartawan di lembaga media.
Namun tidak semua pelaku citizen journalism layak disebut sebagai kegiatan jurnalistik. Dalam konteks jurnalistik, setiap pelaku citizen journalism harus mematuhi standar-standar jurnalisme yang berlaku untuk kelayakan sebuah informasi dijadikan berita atau disebut sebagai karya jurnalsitik. Kaidah jurnalistik harus tetap diusung, lazimnya kaidah jurnalistik yang diajarkan pada wartawan. Kaidah yang menyangkut objektivitas pemberitaan, etika, profesionalisme, mutu content, harus tetap dijadikan dasar kelayakan sebuah karya jurnalistik.

Nasib Media Mainstream
Lalu dengan fenomena citizen journalism yang sangat fenomenal saat ini, bagaimana dengan nasib media mainstream? Perubahan modus pengelolaan berita yang merubah pengelolaan berita. Media mainstream yang biasanya bertindak sebagai pengelola berita, kini bukan satu-satunya lagi pengelola berita. Mereka harus bersaing dengan situs-situs pribadi yang didirikan khayak umum sebagai perilaku citizen journalism.
Ada sebuah fenomena yang menarik. Dulu media cetak pernah dianggap akan mati dengan hadirnya media radio. Lalu radio juga diprediksikan akan mati dengan munculnya televisi. Namun, sampai saat ini media tersebut masih bertahan dengan penyesuaian diri serta keunggulannya masing-masing. Lalu dengan munculnya citizen journalism, apakah merupakan ancaman serius bagi media mainstream? Layak untuk kita tunggu.

Oleh : Eka Bahtera

Aa Gym : Talaq!


Aa Gym sedang memberi tausyiah dalam acara Satu Hati Jalin Ukhuwwah,Daarut Tauhid(10/1)


DAARUT TAUHID, CMJ07 – Talaq! Hal itu yang terucap dengan lantang dari guru besar sekaligus pimpinan pondok pesantren Daarut Tauhid ini, bukan talaq yang dijatuhkan kepada kedua istrinya teh Ninih dan teh Rini, melainkan ini pesan yang disampaikannya dalam tausyiah Aa Gym dalam acara “Satu Hati Jalin Ukhuwwah” dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 muharram 1429 Hijriah yang juga bertepatan pada kamis tanggal 10 januari 2008, Aa Gym mengatakan bahwa, momen yang tepat dalam pergantian tahun baru Islam ini adalah Menalaq semua kemauan duniawi yang hanya sesaat, talaq 3 saja langsung! dengan gaya khas Aa gym dalam berdakwah.

Acara yang diadakan oleh Pesantren Daarut Tauhid, Mqtv, dan Mq media ini dipandu oleh Daan Aria dari P-Project berlangsung dari pukul 20.00 – 23.00 wib, acara dibuka oleh pembukaan tilawah al-qur’an dan kemudian dilanjutkan dengan penampilan dari Sam Bimbo, Bimbo membawakan lagu 3 lagu dalam acara ini di sela-sela antara lagu sang maestro ini selalu menceritakan latar belakang lagu yang akan dibawakan sebelum lagunya di nyanyikan, dan dalam kesempatan ini Sam Bimbo pun mengingatkan agar para perempuan dapat menjaga diri, dan beliau menaruh perhatian kepada kebudayaan Indonesia yang di klaim oleh negara tetangga Malaysia, sehingga Bimbo pun membawakan lagu baru yang didalamnya ada instrumen alunan keroncongan “Ini agar kita lebih memperhatikan budaya kita, supaya nggak ada lagi klaim dari negara lain” kemudian dilanjutkan oleh grup naysid The Fikr membawakan lagu-lagu nasyid andalan mereka.

Sementara acara pun berlangsung, ada banyak stand bazar murah, diantaranya stand yang menjual buku, vcd-vcd ilmu Islam, Busana muslim, aneka jajananpun hadir didalam acara satu hati jalin ukhuwwah. “Acaranya menarik untuk saya datang langsung ke sini,saya ingin lihat penampilan Bimbo,sekaligus mau muhasabah di awal tahun baru ini”, menurut pengunjung yang menghadiri acara ini dan sempat kami wawancarai yaitu Agi (20)

Setelah semua bintang tamu tampil, dan acara puncaknya pun tiba yaitu tausyiah dari K.H. Abdullah Gymnastiar didalam tausyiahnya Aa Gym mengatakan pula, jauhi hidup yang penuh “Topeng” karena kita akan mudah dan sering capainya. Setelah selesai tausyiah Aa Gym menutupnya dengan dzikir dan muhasabah (koreksi diri) dan rangkaian penutup acara dengan Iti’kaf di Masjid Daarut Tauhid. (Roma)

Rabu, Januari 09, 2008

Selamat Tahun Baru 1429 H

Jika pada tanggal 1 Januari kemarin tahun baru masehi 2008, maka pada
tanggal 10 Januari ialah tahun baru seseungguhnya bagi umat islam yaitu
1 Muharram 1429 H. Tahun baru islam bertepatan dengan hijrah Rasulullah
SAW beserta umat muslim dari mekkah ke madinah. Jika pada tahun baru masehi
dilakukan dengan mengadakan beberapa acara yang cukup meriah, namun
tidak dengan tahun baru islam. Tahun baru islam salah satu momen yang tepat
untuk bermuhasabah diri selama tahun ke belakang dan berdo'a agar diberi
kebaikan ke depan. Walau muhasabah atau instropeksi tidak hanya
dilakukan pada saat pergantian tahun, namun harus dilakukan setiap saat. Hal itu
agar kita selalu menjadi lebih baik dari hari ke hari dan menjadi orang
orang yang beruntung. Seperti sabda Rasulullah SAW "Barang siapa hari
ini lebih baik dari hari kemarin, maka dialah orang yang beruntung. Siapa
hari ini sama dengan hari kemarin, maka dia orang yang merugi. Barang siapa
lebih buruk dari hari kemarin, maka dialah orang yang celaka". Semoga
kita selalu dapat memperbaiki diri agar lebih baik.
Selamat Tahun Baru 1429 H (vinanoviana)

Campione D'Inverno Milik Inter

Sisa paruh musim pertama tinggal 2 laga lagi. namun Internazionale Milan sudah memastikan diri menjadi Campione D'Inverno atau juara paruh musim. poin Inter sudah tak mampu dikejar lagi oleh Roma, yang berada di posisi runner-up. Performa La Beneamata - julukan Inter, pada putaran pertama memang luar biasa. belum ada tim yang mampu mengalahkannya.
Hasil baik ini tak lepas dari semua elemen yang ada di kubu I Nerazurri yang bahu membahu membuat Inter kuat di paruh musim. Kemampuan Roberto Mancini dalam meracik tim, yang dihuni banyak pemain bintang, memang pantas diberi acungan jempol. Ia dapat menyatukan para bintang yang mempunyai egoisme tinggi menjadi sebuah tim yang solid.
Namun, keberadaan Inter di puncak klasemen juga tak lepas karena belum stabilnya para kompetitor mereka. As Roma masih belum menampakan kestabilan dalam bermain. Kehilangan sang Il Capitano, Fransesco Totti yang cedera, masih mempengaruhi kinerja I Gialorossi di paruh musim ini. Dalam dua laga terakhir paruh musim tim serigala tertinggal 7 poin di belakang Inter.
Sementara Juventus masih beradaptasi lagi dengan ketatnya laga di Serie A. Seperti diketaui, musim lalu Juventus berada di Serie B karena terkait kasus Calciopoli, sehingga mereka arus merelakan dua gelar juara musim sebelumnya dicopot. Mengalami dua kali kekalahan di paruh musim jelas menggambarkan Juventus masih mencari jati diri baru. Namun, belakangan performa I Bionconeri mulai menunjukan perbaikan. The Old Lady belum pernah terkalahkan dalam 6 laga terakhir.
Ac Milan lebih parah lagi. pada putaran pertama ini I Rosonerri terseok-seok di papan tengah klasemen sementara. Bahkan di partai kandang, I Diavollo Rossi belum pernah mencicipi nikmatnya kemenangan.
Dengan melihat hasil yang didapat La Beneamata hingga paruh musim, setidaknya kita bisa sedikit menebak bahwa musim ini adalah milik mereka. Namun, hal itu bisa terjadi jika pasukan Roberto Mancini bisa mempertahankan strategi permainan hingga akhir musim.
Namun, kita sebagai penikmat sepakbola tentunya menginginkan para kompetitor segera bangun dan bangkit dari ketertinggalan poin sehingga bisa meramakan kembali persaingan dan memperebutkan gelar scudetto musim ini. Semoga saja kita diberikan tontonan yang menarik sekaligus menegangkan hingga musim berakhir. Hoping that race for scudetto go on till the end of this season! (Yodi Prima)

Mengenali Ciri Aliran Sesat

Menarik memang untuk kita bahas kembali apa yang terjadi di tahun kemarin, bahwa banyak sekali merebaknya kasus Aliran Sesat, Nah bukan tidak mungkin kasus yang sama akan terjadi di tahun 2008. Ada Baiknya Anda mengetahui bahwa ada 10 Kriteria Aliran Sesat yang kami dapatkan langsung dari Majelis Ulama Indonesia, dan inilah kriterianya :
  1. Mengingkari salah satu dari 6 rukun iman yakni : beriman kepada Allah, kepada Malaikat-Nya,Kepada Kitab-kitab-Nya, Kepada Rasul-Rasul-Nya, Kepada hari akhirat, kepada Qadla dan Qadar dan rukun Islam yang (lima) yakni mengucapkan dua kalimah syahadat, mendirikan Shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa pada bulan ramadhan, dan menunaikan Ibadah haji,
  2. Meyakini dan atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan dalil syar'i (Al-Quran dan Assunah),
  3. Meyakini turunnya wahyu setelah Al-Qur'an,
  4. Mengingkari Otentisitas dan kebenaran isi Al-Qur'an,
  5. Melakukan penafsiran Al-Qur'an yang tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir,
  6. Mengingkari kedudukan hadi Nabi sebagai sumber ajaran Islam,
  7. Menghina, Melecehkan dan atau merendahkan para Nabi dan Rasul terakhir,
  8. Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir,
  9. Merubah, menambah dan mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syari'ah, seperti haji tidak ke Baitullah, shalat fardhu tidak 5 waktu,
  10. Mengkafirkan sesama muslim hanya karena bukan kelompoknya.

Tips Sederhana Menghadapi Kekecewaan

Kita pasti pernah merasakan kekecewaan. Bisa saja kecewa karena gagal
ujian, nilai belum baik, belum diterima bekerja atau kecewa oleh
orang-orang di sekitar kita. Tapi, jangan khawatir karena bisa saja hal
itu ialah pemicu bagi kita agar dapat memperbaiki diri dan melatih
kesabaran kita.
Berikut ini beberapa tips yang boleh dicoba jika suatu saat kita
mengalami
rasa kecewa :
1. Senyum, karena senyum akan membawa hati kita terbawa senang.
2. Tarik nafas panjang dan bawa harapan baik ke dalam diri kita, buang
nafas beserta hal-hal yang membuat kita kecewa. Nafas panjang akan
membuat
kita menjadi lebih segar.
3. Tegakkan badan agar kita merasa lebih siap dan berlapang dada.
4. Positif thinking, yakin bahwa kita sedang dipersiapkan dalam rangka
menuju kebaikan yang diberikan Allah.
5. Yakinlah bahwa Allah akan memberikan hal yang tepat dan terbaik bagi
kita pada waktu yang tepat juga.
6. Tetaplah sabar, beristighfar dan pasrah (pasrah bukan berarti hanya
diam saja, namun menerima keadaan disertai dengan perbaikan yang
maksimal).
7. Lakukan kegiatan positif yang disenangi agar hati kita terhibur dan
waktu tidak terbuang sia-sia oleh rasa kecewa.
Semoga bermanfaat, tetap semangat yah.. (vinanoviana)

Minggu, Januari 06, 2008

Cuaca


Entah disadari atau tidak cuaca dalam waktu kurun 2 minggu belakangan terasa sangat berbeda, tanda-tanda perubahan cuaca sudah bisa kita rasakan dengan hembusan angin yang terasa kencang sekali. " Dinginnya beda " ungkap salah satu mahasiswa yang sedang asik kongkow di kampusnya. hal yang sama juga ramai diberitakan pada media berita. BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika) menyerukan kepada media untuk menyampaikan pesan "Gelombang pasang yang dapat membahayakan kegiatan pelayaran" berita ini santer sekali kita dengar, dan membuat kita menjadi lebih hati-hati ketika hendak berpergian ke luar kota, ataupun di kota kita sendiri. Dengan perubahan cuaca ada banyak bencana yang kembali menimpa saudara kita yang berada di jawa timur, dan jawa tengah yaitu bencana banjir, karamnya kapal laut yang baru saja terjadi, kemudian terjadinya musibah tanah longsor, dan juga seringnya terjadi angin puting beliung yang terjadi sekejap tetapi seringkali menimbulkan kerusakan yang parah dan meninggalkan trauma bagi orang yang terkena bencana.
Ada yang mengatakan bahwa cuaca yang berubah secara drastis ini karena efek dari pemanasan global yang tenar dengan istilah Global Warming. ada yang bilang "wah ini tanda-tanda peringatan Tuhan kepada umatnya", ada pula yang berkomentar nyeleneh "huh! cuacanya aneh sekali, hujan...lalu berhenti..lalu hujan kembali!" setengah menggerutu..ya banyak sekali beragam komentar yang menanggapi mengenai perubahan cuaca, tapi kita terima sajalah namanya penilaian orang, mereka sah-sah saja mengeluarkan pendapat.
Mungkin ini juga menjadi pengalaman menarik bagi anda yang merayakan malam pergantian tahun 2008 kemarin, bahwa ternyata hujan mengguyur sebagian besar kota besar di Indonesia, Bandung jelas! anda sendiri ikut merasakan, Ibu kota kita pun sama ikut diguyur Hujan, Surabaya pun sama, bahkan Bali sempat banjir karena hujan, inilah yang dikatakan kuasa Tuhan, Sungguh sangat mudah bagi Tuhan menurunkan hujan, sangat mudah. teguran yang secara tidak langsung memberikan peringatan bahwa kita harus mengawali awal tahun dengan mawas diri dengan tidak berlebih-lebihan merayakan pergantian tahun baru, mengingat bangsa Indonesia tengah diberi ujian dan cobaan sebagai tanda apakah kita siap melakukan perubahan di tahun 2008? entah ini suatu hal yang menarik atau tidak, bangsa ini selalu dapat ujian di akhir tahunnya, masih membekas diingataan kita tragedi tsunami yang meluluh lantakan Aceh di akhir tahun 2004, tahun kemarin kita diingatkan dengan tragedi hilangnya pesawat Adam Air? masih terekamkah diingatan kita?
Sepatutnyalah kita selalu mawas diri dan mengkoreksi diri (muhasabah) apa-apa saja yang sudah kita lakukan selama ini? karena apa yang kita dapatkan hari ini itu adalah hasil dari apa yang kita lakukan di masa lalu. di mana kita menanam bersiaplah dengan tuaian kita.
Panas, dingin tak bisa diterka, layaknya cuaca. begitupun hati ini sulit sekali ditebak, sering sekali bad mood dan seringpula good mood, cuaca sering menjadi kendala dan alasan buat kita menjadi tidak produktif, cuaca seringkali membatalkan kita dengan janji yang sudah kita buat, faktor cuaca pula yang membuat kondisi fisik seseorang dapat melemah (sakit), kami berpesan kepada anda, jaga kondisi tubuh anda agar tetap sehat, agar bisa menikmati dinginnya cuaca yang merupakan anugerah dan nikmat yang Tuhan berikan, dan agar kita bisa menikmati setiap episode di tahun masehi 2008. kami semua dari kru CMJ 07 selalu mengedapankan keinginan anda dalam hal informasi, walau kami harus meliput ditengah badai, dan teriknya panas. Mudah-mudahan, dan mohon Doanya. (CMJ Editor)